Tak tanggung –tanggung Pemerintah
DKI Jakarta membenahi dan mengembalikan fungsi kawasan hijau di lokasi
Kalijodo. Kafe milik penguasa kali jodoh Daeng Azis juga tidak terlepas dari
penggusuran.
Dua eskavator dengan ligat
'mengeroyok' Intan Cafe, milik 'penguasa' Kalijodo, Daeng Aziz. Dalam hitungan
menit, kafe terbesar di Kalijodo itupun porak poranda rata dengan tanah.
Aktivitas pembongkaran kafe berlantai tiga itu menjadi sorotan warga yang berada di belakang Kalijodo. Ratusan warga tampak menyaksikan pembongkaran dari pinggir Kali Angke.
Aktivitas pembongkaran kafe berlantai tiga itu menjadi sorotan warga yang berada di belakang Kalijodo. Ratusan warga tampak menyaksikan pembongkaran dari pinggir Kali Angke.
Puluhan aparat gabungan dari TNI,
Polri dan Satpol PP tampak berjaga di dekat Intan Cafe. Hingga saat ini,
sepuluh delapan eskavator lainnya mssih terus membongkar bangunan lainnya.
Penertiban bangunan di wilayah Kalijodo dimulai sekitar pukul 07.30 WIB. Awalnya, alat berat merobohkan warung-warung di pinggir Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat. Kemudian disusul deretan kafe-kafe dan rumah di sepanjang Jalan Kepanduan II, Jakarta Utara.
Sepuluh alat berat jenis eskavator dikerahkan untuk menghancurkan bangunan-bangunan rumah penduduk dan kafe. 5000 pasukan gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP DKI Jakarta mengawal upaya penertiban.
Penertiban bangunan di wilayah Kalijodo dimulai sekitar pukul 07.30 WIB. Awalnya, alat berat merobohkan warung-warung di pinggir Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat. Kemudian disusul deretan kafe-kafe dan rumah di sepanjang Jalan Kepanduan II, Jakarta Utara.
Sepuluh alat berat jenis eskavator dikerahkan untuk menghancurkan bangunan-bangunan rumah penduduk dan kafe. 5000 pasukan gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP DKI Jakarta mengawal upaya penertiban.

0 comments:
Post a Comment